Kemenag Resmi Tetapkan Kabupaten Kendal sebagai Kota Wakaf Baru 2025

Kemenag Resmi Tetapkan Kabupaten Kendal sebagai Kota Wakaf Baru 2025

Kendal – Pemerintahan Kabupaten Kendal Resmi dinobatkan sebagai salah satu Kabupaten/Kota Wakaf di Indonesia oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, yang ditandai dengan acara Kick Off Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Zakat dan Wakaf, Senin (17/11/2025) Di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal.

Acara tersebut, dihadiri oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (BIMAS), Kementerian Agama RI, Prof Abu Rokhmad, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Waryono Abdul Ghafur beserta jajarannya, Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M., Wakit Bupati Kendal, H. Benny Karnadi, dan Forkopimda Kendal.

Acara turut dihadari oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, dan diikuti oleh kepada Kantor Kemenag Kendal beserta jajarannya hingga tingakat kecamatan, para kepala OPD Kendal, pimpinan pondok pesantren di Kendal, serta pimpinan organisasi keagamaan di kabupaten kendal.

Dalam sambutannya, Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama RI atas penghargaan kepada Kabupaten Kendal sebagai Pendukung Program Pesantren Kategori Kabupaten/Kota pada Pesantren Award 2025, dan saat ini Kabupaten Kendal dipercaya menjadi salah satu dari 10 Kabupaten/Kota se-Indonesia sebagai Kota Wakaf sesuai dengan Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 770 Tahun 2025.

“Terima kasih juga kepada pimpinan dan jajaran dari Kantor Kemenag wilayah Jateng, Kantor Kemenag Kendal, BAZNAS, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak. Mari jadikan Kota Wakaf ini sebagai model pembangunan masyarakat yang mandiri, religius, dan produktif,” tutur Bupati Kendal.

Sebanyak 65 warga Kendal mengikuti pelatihan vokasi operator garmen, yang diselenggarakan oleh Baznas

Sebanyak 65 warga Kendal mengikuti pelatihan vokasi operator garmen, yang diselenggarakan oleh Baznas

KENDAL – Sebanyak 65 warga Kendal mengikuti pelatihan vokasi operator garmen, yang diselenggarakan oleh Baznas Republik Indonesia bersama PT Paragon Technology and Innovation, di gedung DPRD setempat, Rabu (12/11/2025)

Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Basnaz RI, Imdadun Rahman menyampaikan, pelatihan tersebut merupakan program penyaluran zakat dari perusahan PT Paragon Technology and Innovation, yang dilaksanakan di Kendal.

“Ada 65 penerima manfaat di Kendal, para penerima manfaat selain dilatih untuk kegiatan menjahit juga kami berikan uang transport untuk modal awal sebanyak Rp1 juta per orang,” ungkap Imdadun.

Dia berharap, dengan fasilitas yang diberikan, para penerima manfaat nantinya bisa bekerja di perusahaan garmen, baik di PT Paragon Technology and Innovation, maupun di perusahaan garmen yang sudah bekerja sama dengan Baznas RI.

Human Resource Business Partner Lead Semarang PT. Paragon Technology and Innovation Anita Mega Tristiani mengatakan, pihaknya sering kali menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk program, seperti pendidikan, kesehatan, pemberdayaan, dan kebersihan lingkungan, yang diharapkan hasil zakat dari perusahaan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Pada kali ini zakat disalurkan melalui peningkatan kemampuan atau ketrampilan menjahit bagi masyarakat Kendal, dan nantinya setelah dilatih akan diserap, untuk bekerja di perusahaan,” jelas Anita.

Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengucapkan terima kasih kepada Baznas RI dan PT Paragon Technology and Innovation, serta semua pihak, atas terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut. Dia berharap, dengan pelatihan tersebut dapat berkontribusi dalam upaya pengentasan kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Kendal.

Pada kesempatan itu, bupati minta para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini, sebagai titik awal untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Keterampilan yang panjenengan pelajari ini adalah modal penting untuk memasuki dunia kerja dan meningkatkan kemandirian,” tutur Mbak Tika, sapaan akrabnya.

Peserta pelatihan dari Purwosari, Naila Rifqialtu Hikmah menyampaikan terima kasih kepada Baznas RI, Pemerintah Kabupaten Kendal, dan PT Paragon Technology and Innovation, yang telah memfasilitasi pelatihan untuk ketrampilan bidang garmen.

“Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini dapat diterima kerja di PT Paragon Technology and Innovation, ataupun perusahaan lainnya yang menjadi mitra Baznas yang bergerak di bidang garmen,” kata Naila.